Sejarah Wedding Photography

Sejarah Wedding Photography

Mencari jasa wedding photography adalah salah satu to-do check list yang harus dilakukan para calon pasangan pengantin. Tapi, jasa fotografi wedding sebenarnya tidak dipesan seumum seperti masa-masa sekarang ini. Sejarah terkait wedding photography menarik untuk disimak.

Pada tahun 1826, seni fotografi ditemukan oleh seorang penemu dari Perancis bernama Joseph Nicephore Niepce. Proses yang ditemukan oleh Nicephore yang bernama heliografi menjadi dasar fotografi. Pada tahun 1840, sudah didapati foto yang mengabadikan momen wedding Ratu Victoria dengan Pangeran Albert.

Mengingat dulu teknologi fotografi yang belum sepraktis sekarang, jasa fotografi wedding tidak dipakai di hari pernikahan untuk mendokumentasikan kejadian-kejadian di hari pernikahan. Jadi, hingga sekitar akhir abad ke-19, kebanyakan foto pernikahan diambil sebelum ataupun sesudah acara pernikahan. Jadi, pasangan pengantin, keluarga, dan teman dekat akan berpose bersama di studio untuk mengabadikan momen pernikahan. Tradisi ini tentu masih kita kenali sampai sekarang, yakni saat sekeluarga berfoto bersama mendampingi pengantin di pelaminan. Hanya saja tentu jika dulu banyak dilakukan di studio, foto bersama itu sekarang dilakukan di hari H pernikahan.

Menjelang abad ke-20, pasangan yang akan atau sudah menikah sudah lazim berfoto di studio. Hanya ada beberapa pasangan yang kemudian memanggil jasa wedding photography saat pesta. Jadi saat itu foto pernikahan identik dengan foto studio. Ini karena teknologi saat itu mengharuskan kamera yang besar dan kebutuhan pencahayaan yang terang. Saat itu tidak banyak sumber cahaya yang bisa dibawa ke mana-mana.

Pada awal tahun 1900an, foto-foto berwarna sebenarnya mulai bisa dibuat. Tapi tidak sederhana membuatnya dan ongkosnya mahal. Jadi, hasil jasa wedding photography kebanyakan masih berupa foto hitam putih. Barulah muncul teknologi rol film dan lampu kilat (flash) yang lebih ringkas dan bisa dibawa ke mana-mana. Ini kira-kira di masa setelah Perang Dunia Kedua. Di era ini, pendokumentasian wedding photography sudah menjadi lebih lazim. Tidak hanya foto studio sebelum dan sesudah pernikahan, jasa fotografi pernikahan juga mulai dipakai untuk merekam kejadian asli di acara aktual pernikahan. Hingga sekarang tentu ketika teknologi digital berkembang, kegiatan ini menjadi begitu umum dan tidak asing lagi.

Share this post

No comments

Add yours